Minggu, 17 April 2011

Perbedaan Perusahaan Jasa dan Perusahaan dagang


Haii...
       Nama saya Cinthya, sekarang saya berusia 19 tahun dan saya masih kuliah di STIE MalangkuÇeÇwara. Saya mengambil jurusan akuntansi. Meskipun saya masih berkuliah selama dua semester ini, tetapi akhirnya saya memahami dan mengerti prinsip-prinsip dasar akuntansi. Sebelumnya saya merasa kalau saya kuliah, pasti sangat sulit untuk memahami seluruh mata kuliah yang ada, karena cara pembelajarannya sangat berbeda sewaktu masih di SMA. Tetapi dengan semangat dan kerja keras untuk mendapatkan nilai yang terbaik, akhirnya saya belajar lebih giat lagi. Pada semester satu saya mendapatkan salah satu mata kuliah yaitu mata kuliah Fundamental Accounting I ,menurut saya mata kuliah tersebuit sangat penting karena mata kuliah tersebut merupakan mata kuliah pokok jurusan akuntansi dan berkelanjutan pada semester dua.
      Pada awal semester satu mata kuliah Fundamental Accounting I dijelaskan mengenai perusahaan jasa, yang penjelasannya meliputi definisi akuntansi, pihak intern dan pihak ekstern, bidang akuntansi, prefesi akuntan, penggolongan perusahaan menurut jenis kegiatan ataupun menurut bentuk hukum.Hal-hal tersebut hanyalah berupa teori-teori dari akuntansi, kemudia semakin meningkat pembelajarannya dengan membuat persamaaan akuntansi. Kemudian pembelajarannya lebih mendalam lagi ke siklus akuntansi, yaitu mulai jurnal umum, buku besar, neraca saldo, kertas kerja, jurnal penyesuain, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, neraca, jurnal penutup, dan neraca saldo penutupan
       Sekarang saya semester dua dan pada mata kuliah Fundamental Accounting II di jelaskan mengenai perusahan dagang. Di tinjau dari usahanya, perusahaan dapat dibedakan menjadi perusahaan jasa, perusahaan dagang, perusahaan industri. Pencatatan transaksi perusahaan dagang pada prinsipnya sama dengan perusahaan jasa, namiun ada beberapa transaksi yang berbeda disebabkan oleh adanya karakteristik perusahaan dagang yang tidak terdapat pada perusahaan jasa, misalnya pembelian, retur pembelian, persediaan barang dagang, ongkos angkut pembelian, potongan pembelian, penjualan, retur penjualan, potongan penjualan, dan ongkos angkut penjualan.
      Perusahaan dagang adalah perusahaan yang kegiatan usahanya membeli barang dagangan dengan tujuan untuk di jual kembali tanpa mengadakan perubahan bentuk atau memprosesnya terlebih dahulu . Dengan demikian, karakteristik perusahaan dagang yang tidak memiliki oleh perusahaan jasa adalah yang berkaitan dengan kegiatan pembelian dan penjualan barang dangan itu sendiri sehingga semua akun yang terdapat pada perusahaan jasa akan terpakai dalam perusahaan dagang di tambah dengan akun-akun baru yang berhubungan dengan pembelian, penjualan, dan persediaaan barang dagang.
      Secara umum dapat di simpulkan karakteristik kegiatan usaha perusahaan dagang meliputi kegiatan pembelian, pembayaran, penjualan, dan penerimaan uang. Selain kegiatan-kegiatan tersebut, masih ada kegiatan-kegiatan lain yang frekuensinya relatif jarang, misalnya kegiatan intern perusahaan .
      Pebedaaan antara perusahaan jasa dan dagang juga terletak pada jurnal khusus dan adanya buku besar pembantu. Buku besar pembantu terdiri dari piutang usaha, utang usaha, dan persediaan barang dagang. Selain itu jurnal khusus terdiri dari jurnal pembelian, jurnal penjualan, jurnal penerimaan kas, dan jurnal pengeluaran kas.
     Jadi selama semester dua ini saya dapat memahami perbedaan antara perusahaan jasa dan dagang. Saya juga semakin lebih mengenal tahap-tahap pencatatan akuntansi. Akuntansi sangatlah penting bagi kegiatan ekonomi seluruh dunia. Maka dari pada itu sebaiknya kita perlu belajar dan memahaminya dengan cara pembelajaran yang menyenangkan.
Cinthya.Julivia.S.(31442)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar